• Penyusunan Proker & Anggaran Pascasarjana UB 2017

  • Kunjungan Kerja dari Universitas Lambung Mangkurat

Headline Newsrss

Menindaklanjuti surat dari Direktur Jenderal SDI & DIKTI nomor: 1801/D/PG/2017  tanggal 12 Juli 2017 perihal Pengumuman Pendaftaran  tawaran Beasiswa Unggulan Dosen Indonesia (BUDI) Tahun 2017. Sebagai upaya meningkatkan kualifikasi akademik pendidik di perguruan tinggi, Direktorat Jenderal SDI & DIKTI melalui Direktorat Kualifikasi SDM bekerjasama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) membuka pendaftaran Beasiswa Unggulan Dosen Indonesia (BUDI) tahun 2017. Program beasiswa ini diperuntukkan bagi dosen tetap pada perguruan tinggi di lingkungan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi yang akan melanjutkan studi jenjang Doktor (S3) di dalam dan luar negeri. Sehubungan dengan hal tersebut dengan ini kami informasikan beberapa hal :

  1. Pelamar beasiswa harus mendapatkan persetujuan Pimpinan Perguruan Tinggi asal dan diajukan kepada Direktur Pascasarjana yang dituju. Bagi calon penerima BUDI-DN yang berasal dari PTS, harus memperoleh surat penugasan/ijin dari pihak Kopertis Wilayah (formulir pendaftaran BUDI-DN).
  2. Mahasiswa calon penerima BUDI-DN diwajibkan mendaftar BUDI-DN secara online pada laman http://budi.ristekdikti.go.id/dn/Jadwal pendaftaran BUDI-DN dilakukan sejak tanggal 12 s/d 28 Juli 2017.
  3. Jadwal pendaftaran online yang dimaksud pada poin 2 di atas, diperuntukkan bagi Program Doktor yang akan melaksanakan perkuliahan sejak September 2017 (Semester Ganjil 2017/2018)
  4. Batas usia maksimum calon peserta BUDI-DN tahun 2017 adalah 50 tahun (per 31 Desember 2017).
  5. Program Studi yang ditawarkan dalam Program BUDI-DN adalah nilai akreditasinya minimal B dan masih berlaku per September 2017. (lampiran 2 pedoman BUDI DN 2017)
  6. Form pendaftaran dan pedoman BUDI-DN 2017 terlampir.

Lampiran:

Formulir Pendaftaran BUDI DN 2017

Pedoman BUDI DN 2017

Posted in July 14, 2017 | readmore
  • Menindaklanjuti surat dari Direktur Kualifikasi SDM DITJEN SDI DIKTI nomor: 1037/D3/PG/2017 perihal Perpanjangan Studi Program Doktor Angkatan tahun 2014 semester ke-7, dengan ini kami informasikan perpanjangan beasiswa akan difasilitasi oleh Direktorat Kualifikasi SDM, Kemenristek DIKTI dengan beberapa ketentuan/syarat sebagai berikut:
    1. Mahasiswa S3 penerima BPPDN angkatan tahun 2014;
    2. Mahasiswa S3 yang mengusulkan perpanjangan beasiswa harus TERDAFTAR atau AKTIF di semester ganjil 2017/2018*) yang dinyatakan oleh Pengelola Pascasarjana/ Ketua Program Doktor di Fakultas terkait (format menyesuaikan dengan format surat keterangan aktif di masing-masing Fakultas).
    3. Mahasiswa S3 yang mengusulkan perpanjangan beasiswa telah menyelesaikan penulisan penelitian disertasi minimal 3 bab pertama, yaitu Pendahuluan, Tinjauan Pustaka dan Metodologi Penelitian yang ditandatangani oleh Promotor Utama (form terlampir) Mahasiswa S3 yang mengusulkan perpanjangan beasiswa telah dinyatakan LULUS seminar/ujian proposal penelitian Disertasi (format menyesuaikan dengan format Seminar/Ujian Proposal di masing-masing Fakultas yang ada catatan SARAN dari para pembimbing/penguji);
    4. Mahasiswa S3 yang mengusulkan perpanjangan beasiswa telah melakukan publikasi karya ilmiah dalam bentuk prosiding seminar;
    5. Mengunggah KHS, laporan kemajuan studi dan rencana penyelesaian studi yang ditandatangani oleh Promotor & Ketua Program Studi/Ketua Pascasarjana (format terlampir), termasuk berkas yang dimaksud pada poin 2 s/d 4 pada laman http://studi.dikti.go.id mulai tanggal 13 s/d 31 Juli 2017;
    6. Bagi mahasiswa S3 pengusul perpanjangan beasiswa yang lupa akan password dan username bisa mengirim email ke Ps UB di: bppdn.ppsub@yahoo.co.id.
    7. Mengumpulkan seluruh berkas ASLI yang tertera pada poin nomor 2 s/d 5 ke sekretariat beasiswa Ps UB lantai I Gedung E paling lambat tanggal 2 Agustus 2017.

    Keterangan :

    *)    Surat AKTIF studi bisa disusulkan setelah tanggal 25 Agustus 2017, karena alasan herregistrasi. Data aktif studi akan diajukan oleh Ps UB secara kolektif ke Fakultas terkait.

    **)  Form yang diunggah untuk kelulusan Ujian Proposal (poin nomor 3) adalah copy bukti saran-saran dari Tim Penguji (bisa promotor/ko promotor atau penguji).

    ***)  Form yang diunggah untuk publikasi/prosiding atau jurnal (poin nomor  4) adalah; cover, daftar isi dan artikel terkait.

    Lampiran :

Posted in July 14, 2017 | readmore

Menindaklanjuti surat dari Direktur Jenderal SDI & DIKTI nomor: 1801/D/PG/2017  tanggal 12 Juli 2017 perihal Pengumuman Pendaftaran  tawaran Beasiswa Unggulan Dosen Indonesia (BUDI) Tahun 2017. Sebagai upaya meningkatkan kualifikasi akademik pendidik di perguruan tinggi, Direktorat Jenderal SDI & DIKTI melalui Direktorat Kualifikasi SDM bekerjasama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) membuka pendaftaran Beasiswa Unggulan Dosen Indonesia (BUDI) tahun 2017. Program beasiswa ini diperuntukkan bagi dosen tetap pada perguruan tinggi di lingkungan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi yang akan melanjutkan studi jenjang Doktor (S3) di dalam dan luar negeri. Sehubungan dengan hal tersebut dengan ini kami informasikan beberapa hal :

  1. Mahasiswa calon penerima BUDI-LN diwajibkan mendaftar BUDI-LN secara online pada laman http://budi.ristekdikti.go.id/ln/Jadwal pendaftaran BUDI-LN dilakukan sejak tanggal 12 s/d 28 Juli 2017
  2. Adapun syarat untuk pelamar BUDI-LN sebagai berikut :
  • Dosen tetap Perguruan Tinggi di lingkungan Kemristekdikti yang memiliki NIDN atau NIDK;
  • Telah  memiliki gelar S2 atau yang setara sesuai dengan ketentuan Kemristekdikti;
  • Tidak sedang melaksanakan studi lanjut atau berstatus mahasiswa aktif jenjang S3 pada perguruan tinggi yang diituju di luar negeri (on-going);
  • Tidak untuk mendapatkan gelar kedua pada strata yang sama;
  • Telah memiliki LoA (Letter  of  Acceptance) tanpa syarat (unconditional) dari perguruan tinggi yang dituju;
  • Telah memiliki usulan penelitian yang telah disetujui oleh calon promoter di perguruan tinggi luar negeri;
  • Usia pelamar tidak melebihi 47 tahun (per 31 Desember 2017);
  • Pelamar yang berstatus suami dan istri dan memiliki bidang keilmuan yang sama, tidak diperkenankan  dibimbing  oleh promotor yang sama;
  • Mendapatkan ijin untuk melanjutkan studi dari pemimpin Perguruan Tinggi Negeri bagi  dosen    PTN, atau koordinator Kopertis Wilayah bagi dosen PTS;
  • Setelah menyelesaikan studi di luar negeri karyasiswa wajib dan segera kembali ke perguruan tinggi asal serta melakukan ikatan dinas sekurang-kurangnya 2n+1, dan mengisi surat pernyataan  sesuai  format terlampir (Panduan BUDI-LN 2017).

3. Pedoman BUDI-LN 2017 terlampir

Lampiran :

Pedoman BUDI-LN 2017 

Posted in July 14, 2017 | readmore