[:en]History[:id]Sejarah[:]

[:en]

Perkembangan ilmu-ilmu interdisiplin pada hakekatnya dilandasi oleh perkembangan Sumber daya Manusia di lingkungan UB, dimana mereka telah menyelesaikan program studi lanjut mereka baik di dalam maupun di luar negeri. Disamping itu juga adanya tuntutan pengembangan sains dan teknologi yang berkembang cepat melampaui batas-batas dan domain keilmuan yang ada di masing-masing Fakultas di lingkungan Universitas Brawijaya, serta kebutuhan akan pemecahan masalah di masyarakat yang sangat dinamis yang dinamikanya juga melampaui domain-domain keilmuan yang ada di Lingkungan UB. Sehingga proses berdirinya Program-program interdisplin pada hakekatnya melibatkan banyak tenaga-tenaga pengajar yang relatif masih muda yang baru menyelesaikan studinya baik dari dalam dan luar negeri, tenaga-tenaga  tersebut  selalu berdiskusi untuk melakukan pemecahan masalah yang dihadapi oleh masyarakat berdasarkan bidang ilmu yang digeluti. Berdasarkan hal tersebut diatas mulai disusun persiapan untuk  berdirinya Program studi  Magister baru yaitu Program Magister Wawasan Pertahanan Nasional (PM-WASANTANAS) pada Program Pascasarjana Universitas Brawijaya (PPSUB). Pembentukan Program Magister Wawasan Pertahanan Nasional ditetapkan dengan SK Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi No.1150/D/T/09 Tanggal 15 Juli 2009.

Seiring dengan perkembangan maka Program Magister Wawasan Pertahanan Nasional mengalami perubahan nomenklatur program studi menjadi PROGRAM MAGISTER STUDI KETAHANAN NASIONAL berdasarkan surat Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Dirjen DIKTI No 2300/E3/2014 Tanggal 28 Mei 2014.

The development of interdisciplinary sciences essentially based on the development of Human Resources at UB, where they have completed their study both in Indonesia  or abroad. Besides, it also demands the development of science and technology is developing rapidly and beyond the boundaries of existing scientific domains in each faculty at UB, as well as the need for solving problems in a very dynamic community dynamics are beyond the domains of science that UB in the environment. Thus the process of the establishment of interdisciplinary programs involve many relatively young lecturer who just completed his studies from both within and overseas. Lecturer always discussed to solve the problems faced by the community based on the science that was involved. Thus followed by the preparations for the establishment of  new Master’s studies program, i.e. Master Program of the National Knowledge and Resilience (PM-Wasantanas) in UB’s Graduate Program (PPSUB). The establishment of the Master Program of National Knowledge and Resilience established based on the Decree of the Director General of Higher Education No.1150 / D / T / 09 Date July 15, 2009.

Along with the development of the Master Program of the National Knowledge and Resilience, the nomenclature changed into MASTER PROGRAM OF NATIONAL RESILIENCE STUDIES  based on the Director of Learning and Student Affairs Director General for Higher Education No. 2300 / E3 / 2014 Date May 28, 2014.[:id]

Perkembangan ilmu-ilmu interdisiplin pada hakekatnya dilandasi oleh perkembangan Sumber daya Manusia di lingkungan UB, dimana mereka telah menyelesaikan program studi lanjut mereka baik di dalam maupun di luar negeri. Disamping itu juga adanya tuntutan pengembangan sains dan teknologi yang berkembang cepat melampaui batas-batas dan domain keilmuan yang ada di masing-masing Fakultas di lingkungan Universitas Brawijaya, serta kebutuhan akan pemecahan masalah di masyarakat yang sangat dinamis yang dinamikanya juga melampaui domain-domain keilmuan yang ada di Lingkungan UB. Sehingga proses berdirinya Program-program interdisplin pada hakekatnya melibatkan banyak tenaga-tenaga pengajar yang relatif masih muda yang baru menyelesaikan studinya baik dari dalam dan luar negeri, tenaga-tenaga  tersebut  selalu berdiskusi untuk melakukan pemecahan masalah yang dihadapi oleh masyarakat berdasarkan bidang ilmu yang digeluti. Berdasarkan hal tersebut diatas mulai disusun persiapan untuk  berdirinya Program studi  Magister baru yaitu Program Magister Wawasan Pertahanan Nasional (PM-WASANTANAS) pada Program Pascasarjana Universitas Brawijaya (PPSUB). Pembentukan Program Magister Wawasan Pertahanan Nasional ditetapkan dengan SK Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi No.1150/D/T/09 Tanggal 15 Juli 2009.

Seiring dengan perkembangan maka Program Magister Wawasan Pertahanan Nasional mengalami perubahan nomenklatur program studi menjadi PROGRAM MAGISTER STUDI KETAHANAN NASIONAL berdasarkan surat Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Dirjen DIKTI No 2300/E3/2014 Tanggal 28 Mei 2014.[:]